Dalam literatur Melayu dan Indonesia nama Abu Nawas (Abu Nuwas) dikenal sebagai tokoh lucu yang cerdik. Hanya itu. Asosiasi masyarakat pun jadi terpengaruh. Demikian besar pengaruhnya, sehingga baru namanya saja disebut, orang sudah mau tertawa.
Begitu juga jika terjadi suatu peristiwa yang tidak masuk akal, karena kebodohan atau karena kepintaranya. Orang lalu mengaitkanya kepada Abu Nawas, kadang dalam arti pujian, kadang dalam arti cemoohan. Karena masih terpengaruh oleh stigma tokoh yang lucu dan cerdik, lalu orang-orang berkata: Dasar Abu Nawas!
